Pemenang OSN Siswa SMA Tahun 2016 Tingkat Kota Palu

SMA Al-Azhar Palu Siapkan Asrama untuk Siswa

SMA Al-Azhar Palu Siapkan Asrama untuk Siswa Batas Akhir Pendaftaran Tinggal 2 Hari Lagi

          Mengakomodir keinginan beberapa orang tua siswa, khususnya yang berada di luar Palu, tahun ini SMA Al-Azhar Palu, akan menyiapkan asrama bagi siswanya. Namun asrama tersebut, diprioritaskan untuk siswa dari luar Kota Palu. “Program boarding school, yakni menyiapkan asrama bagi siswa ini, karena banyak permintaan orang tua, khususnya mereka yang domisilinya di luar Palu, meminta kepada kami menyiapkan asrama,”kata Kepala SMA Al-Azhar Palu, Drs Abd Basit Arsyad MPd, ditemui Selasa kemarin (1/3).
          Namun kata Abd Basit lagi, asrama yang disiapkan oleh pihak sekolah, hanya khusus untuk siswa laki-laki. Selain itu, sekolah hanya menyiapkan asrama, namun belum berpikir untuk memberikan program pembinaan tambahan, di luar dari pembinaan regular di bangku sekolah. “Saat ini, sudah ada beberapa orangtua, yang paling banyak dari Kabupaten Morowali, yang ingin menyekolahkan anaknya di Al-Azhar, tapi kendalanya status domisili mereka yang jauh di Morowali. Olehnya itu, mereka usul agar ada asrama khusus, terutama bagi mereka yang berasal dari luar Palu,”kata Basit lagi. Menanggapi permintaan tersebut, saat ini di sekitar lokasi sekolah, sudah ada disiapkan fasilitas asrama. Namun karena merupakan tahap awal, jumlah kamar yang disiapkan oleh sekolah, masih sangat terbatas.

         Sehingga yang diprioritaskan, adalah siswa yang berasal dari luar Kota Palu. Sementara itu, terkait pendaftaran siswa baru di SMA Al-Azhar Palu, sudah akan berakhir pada Sabtu 12 Maret mendatang. Sebab ujian tahap I, sudah akan dilaksanakan pada Ahad 13 Maret. Saat ini, jumlah pendaftar sudah tercatat 300 lebih. Dalam ujian tahap I, akan diseleksi siswa dari yang seluruhnya mendaftar, tinggal menjadi 250 orang yang akan dinyatakan lolos untuk mengikuti ujian tahap II, yang dilaksanakan sepekan kemudian, atau pada Ahad 20 Maret. “Dari 250 yang lolos ke tahap II, kita seleksi lagi tinggal 180 siswa yang akan diterima sebagai siswa SMA Al-Azhar Palu. Tahun ini, kita menyiapkan 5 kelas, setiap kelasnya diisi 36 orang, jadi totalnya 180 siswa yang akan kita terima,”katanya lagi. Jumlah siswa yang diterima tahun ini, lebih banyak dari yang diterima pada tahun lalu. Di 2015 kata Abd Basit, yang diterima hanya 108 orang, karena terbatasnya jumlah ruangan belajar. “Tahun ini, dengan ketambahan dua lagi ruang belajar, sehingga total ada lima ruang belajar yang siap untuk menampung siswa baru, tahun ajaran 2016,”demikian Abd Basit.

Siswa Al-Azhar Ikut Seleksi Debat Bahasa Inggris Internasiona

Siswa Al-Azhar Ikut Seleksi Debat Bahasa Inggris Internasional

        Satu lagi siswa Al-Azhar Palu, siap untuk berlaga di ajang tingkat Internasional. Khairul Bariyah, saat ini tengah berkonsentrasi mengikuti Training, dalam rangka seleksi mengikuti debat Bahasa Inggris, yang rencananya akan digelar di Jerman, beberapa bulan mendatang. Wakil Kepala SMA Al-Azhar bidang Kehumasan, Akhlis MPd, mengatakan bahwa saat ini Khairul Bariyah, telah berada di Jakarta.

          Selama beberapa pekan ke depan, siswa SMA Al-Azhar tersebut, akan menjalani training sebelum mengikuti seleksi yang diikuti siswa-siswa terbaik se-Indonesia. “Yang diundang seleksi hanya 12 orang dari seluruh Indonesia, salah satunya siswa kami atas nama Khairul Bariyah. Seleksi dilakukan, dalam rangka menyeleksi siswa yang akan ikut debat Bahasa tingkat internasional, yang rencananya akan digelar di Jerman,”kata Akhlis.

          Khairul Bariyah, mendapat undangan khusus untuk seleksi, setelah melalui proses yang cukup ketat. Sebelumnya, Khairul Bariyah, termasuk salah satu anggota tim debat SMA Al-Azhar Palu, yang mewakili Sulteng mengikuti lomba debat Bahasa Inggris tingkat Nasional. Dalam debat yang digelar di Kota Ambon Maluku, Juni 2015 yang lalu itu, tim SMA Al-Azhar Palu, berhasil meraih medali perak. “Khairul Bariyah, kemudian mengikuti penilaian individu. Dia diuji setiap pekannya secara Online. Dari hasil uji itu, kemudian Khairul Bariyah mendapat undangan khusus, mengikuti seleksi untuk persiapan ke tingkat Internasional di Jerman,” tandasnya

PRESTASI INTERNASIONAL DAN NASIONAL

SMA Al-Azhar Raih Dua Medali OSN di Jogjakarta

BUKAN JAGO KANDANG: Pembina yang juga guru SMA Al-Azhar, Tri Wahyuni diapit dua siswanya, Ayu Amaliah Porotuo dan Danang Darmawan, yang baru saja meraih medali di OSN SMA tingkat nasional yang digelar di Jogjakarta dan berakhir Sabtu akhir pekan kemarin (23/5)

 

SMA Al-Azhar Raih Dua Medali OSN di Jogjakarta

          PALU – Kabar gembira, juga datang dari ajang OSN SMA tingkat nasional yang digelar di Kota Pelajar, Jogjakarta. Dalam ajang yang juga mempertemukan siswa-siswa berprestasi dari seluruh Indonesia itu, dua siswa SMA Al-Azhar Palu, yang menjadi duta Sulteng, berhasil meraih dua medali.

           Pembina sekaligus pendamping tim Sulteng, Tri Wahyuni SSi, mengatakan bahwa di ajang OSN SMA 2015 tingkat nasional, dua siswanya berhasil meraih medali. Masing-masing, Ayu Amaliah Porotuo yang meraih perunggu untuk OSN mata pelajaran astronomi serta Danang Darmawan yang meraih medali perunggu pada mata pelajaran kebumian. “Alhamdulillah, Sulteng kembali membuktikan pantas untuk diperhitungkan di pentas nasional. Dua siswa kami, berhasil meraih medali. Ini kami persembahkan untuk kebanggaan Sulteng,”kata Tri, sapaan akrabnya dihubungi via Ponselnya sore kemarin.

              Tri, mengaku bahwa kemarin mereka masih dalam perjalanan pulang dari Jogjakarta. Walaupun lelah, namun Tri bersemangat ketika diminta untuk menceritakan pengalaman yang dialami siswa-siswanya. Ada rasa bangga, karena di semua ajang lomba, diikuti hampir ratusan siswa dari 34 provinsi se-Indonesia. “Kami dari Sulteng, ada 10 siswa yang ikuti di berbagai ajang OSN. Alhamdulillah, dua siswa yang semuanya dari Al-Azhar, yang meraih medali,”katanya lagi.

           Tri, mengungkapkan bahwa dalam OSN SMA, peserta juga harus melalui babak praktik dan teori. Untuk praktik yang dihadapi Ayu Amaliah, dia diharuskan untuk melakukan teropong bintang dan kemudian membuat analisanya. Sementara Danang Darmawan, melalui praktik semua aspek tentang kebumian, mulai dari oceanografi, geofisika, hingga mengukur salinitas dan gelombang laut. Selain itu, juga diminta untuk melakukan pengamatan batuan jenis beku dan batuan sedimen.“Kalau Ayu Amaliah, tahun lalu juga lolos ke OSN tingkat nasional, melalui passing grade, tapi baru tahun ini bisa meraih medali. Sedangkan Danang, baru tahun ini lolos ke tingkat nasional dan langsung meraih medali. Tahun ini, merupakan kesempatan terakhir bagi keduanya untuk ikut OSN, karena sudah akan naik kelas XII,”tandas Tri Wahyuni, seraya menambahkan, bahwa untuk membimbing siswa, dia tidak sendiri, tapi juga bersama Wiwi Dwi Rianti SPd dan Guru pembimbing Astronomi Ifan SSi.(hnf)

 

PERINGKAT 10 BESAR NILAI UJIAN NASIONAL (UN) SMA PROVINSI SULAWESI TENGAH 2014