SMA Al-Azhar Raih Dua Medali OSN di Jogjakarta

BUKAN JAGO KANDANG: Pembina yang juga guru SMA Al-Azhar, Tri Wahyuni diapit dua siswanya, Ayu Amaliah Porotuo dan Danang Darmawan, yang baru saja meraih medali di OSN SMA tingkat nasional yang digelar di Jogjakarta dan berakhir Sabtu akhir pekan kemarin (23/5)

 

SMA Al-Azhar Raih Dua Medali OSN di Jogjakarta

          PALU – Kabar gembira, juga datang dari ajang OSN SMA tingkat nasional yang digelar di Kota Pelajar, Jogjakarta. Dalam ajang yang juga mempertemukan siswa-siswa berprestasi dari seluruh Indonesia itu, dua siswa SMA Al-Azhar Palu, yang menjadi duta Sulteng, berhasil meraih dua medali.

           Pembina sekaligus pendamping tim Sulteng, Tri Wahyuni SSi, mengatakan bahwa di ajang OSN SMA 2015 tingkat nasional, dua siswanya berhasil meraih medali. Masing-masing, Ayu Amaliah Porotuo yang meraih perunggu untuk OSN mata pelajaran astronomi serta Danang Darmawan yang meraih medali perunggu pada mata pelajaran kebumian. “Alhamdulillah, Sulteng kembali membuktikan pantas untuk diperhitungkan di pentas nasional. Dua siswa kami, berhasil meraih medali. Ini kami persembahkan untuk kebanggaan Sulteng,”kata Tri, sapaan akrabnya dihubungi via Ponselnya sore kemarin.

              Tri, mengaku bahwa kemarin mereka masih dalam perjalanan pulang dari Jogjakarta. Walaupun lelah, namun Tri bersemangat ketika diminta untuk menceritakan pengalaman yang dialami siswa-siswanya. Ada rasa bangga, karena di semua ajang lomba, diikuti hampir ratusan siswa dari 34 provinsi se-Indonesia. “Kami dari Sulteng, ada 10 siswa yang ikuti di berbagai ajang OSN. Alhamdulillah, dua siswa yang semuanya dari Al-Azhar, yang meraih medali,”katanya lagi.

           Tri, mengungkapkan bahwa dalam OSN SMA, peserta juga harus melalui babak praktik dan teori. Untuk praktik yang dihadapi Ayu Amaliah, dia diharuskan untuk melakukan teropong bintang dan kemudian membuat analisanya. Sementara Danang Darmawan, melalui praktik semua aspek tentang kebumian, mulai dari oceanografi, geofisika, hingga mengukur salinitas dan gelombang laut. Selain itu, juga diminta untuk melakukan pengamatan batuan jenis beku dan batuan sedimen.“Kalau Ayu Amaliah, tahun lalu juga lolos ke OSN tingkat nasional, melalui passing grade, tapi baru tahun ini bisa meraih medali. Sedangkan Danang, baru tahun ini lolos ke tingkat nasional dan langsung meraih medali. Tahun ini, merupakan kesempatan terakhir bagi keduanya untuk ikut OSN, karena sudah akan naik kelas XII,”tandas Tri Wahyuni, seraya menambahkan, bahwa untuk membimbing siswa, dia tidak sendiri, tapi juga bersama Wiwi Dwi Rianti SPd dan Guru pembimbing Astronomi Ifan SSi.(hnf)