Peletakkan Batu Pertama Gedung SMA Al-Azhar Palu

Gubernur Sulawesi Tengah :
"Saya berharap di masa yang akan datang SMA Al-Azhar akan menjadi sekolah pioner di Sulawesi Tengah"

Untuk memajukan dunia pendidikan di sulteng, pemerintah bersama pihak terkait harus bekerja keras. Hal itu dilakukan untuk mencapai misi provinsi Sulteng agar bisa disejajarkan dengan provinsi lain di Indonesia, melalui daya saing sumberdaya manusianya. Untuk mewujudkan itu semua, diperlukan program-program yang matang.

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. longki Djanggola, M.Si, saat memberikan sambutan pada acara peletakkan batu pertama pembangunan Gedung SMA Al-Azhar Palu, di Jalan Garuda Palu Selatan, Rabu kemarin (17/8).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur tak lupa pula menyampaikan apresiasinya kepada keluarga besar Al-Azhar Palu, yang dinilainya memiliki antusiasme yang tinggi dalam dunia pendidikan di Sulawesi Tengah.

"Apa yang telah dilakukan dan diraih Al-Azhar, hendaknya menjadi contoh bagi lembaga-lembaga pendidikan lain di Sulteng, Al-Azhar menjadi Pioner di Sulteng", katanya.

Sementara Walikota Palu Rusdi Mastura dalam sambutannya, yakin SMA Al-Azhar ke depan bisa menjadi unggulan. Cudy sapaan akrab Walikota, juga berharap agar institusi pendidikan Al-Azhar tetap mempertahankan ciri khas, dengan moto sekolah yang melahirkan siswa yang cerdas berakhlaq.

"Semua tahu bahwa Al-Azhar di Palu terbaik dalam pendidikan bahkan untuk lulusan kemarin jebolan SMP Al-Azhar berprestasi. Kami dari pemerintah kota Palu sangat mengapresiasi pembangunan SMA Al-Azhar Palu apalagi lokasi ini di kawasan Timur Palu, yang memang kurang sekolah SMAnya," ujar Cudy.

Pembagunan SMA al-azhar Palu adalah salah satu bukti keseriusan dan tanggapan Yayasan yang berdiri sejak 10 Oktober 1988 tersebut , dalam pemenuhan kebutuhan daerah akan SDM-SDM yang berkualitas. Ketua Yayasan Pendidikan Al-Azhar, H. Rustam Daeng Rahmatu SE, M.Si, mengungkapkan bahwa hingga saat ini alumni SMP Al-Azhar tercatat telah mencapai 3000an orang.

Wakil Ketua Panitia Pembangunan SMA Al-AZhar yang sekaligus Kepala SMA Al-Azhar Palu, Drs. Abdul Basit Arsyad, M.Pd mengungkapkan bahwa pembangunan Gedug yang direncanakan berlantai tiga tersebut akan dilakukan secara bertahap. "Tahap pertama akan difokuskan pada pembagunan sembilan ruangan yang juga akan diperuntukkan sebagai Laboratorium IPA dan ruang kantor. Semoga bisa diusahakan selesai dalam setahun", ungkapnya.

Target penyelesaian tersebut dimasudkan agar segera bisa mnampung 80 orang siswa yang sudah belajar sejak Juli 2011 dan melakuan aktifitasnya di gedung SMP Al-Azhar. Walaupun demikian siswa SMA Al-azhar Palu yang baru angkatan pertama, beberapa siswa telah mewakili daerah untuk mengikuti lomba ke tingkat nasional, bahkan telah mewakili indonesia di ajang Konferensi Pelajar internasional di Malaysia.

Usai memberikan sambutan, Gubernur Sulawesi Tengah di dampingai Walikota Palu didaulat untuk prosesi peletakkan batu pertama. Selain itu turut pula ikut dalam prosesi tersebut sejumlah tamu undangan yang hadir, diantaranya sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulteng dan Kota Palu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulteng dan Kota Palu, Ketua MUI Kota Palu yang sekaligus Kepala STAIN Datokarama Palu, Ketua Komite Sekolah dan para orang tua siswa.