HASIL UJIAN SELEKSI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021

HASIL UJIAN SELEKSI PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU TAHUN PELAJARAN 2020/2021

                                                                                                                                                     

INFO PENTING

PENDAFTARAN ULANG DIMULAI TANGGAL  24 FEBRUARI S.D 06 MARET 2020 PKL. 07.30 S.D 15.00 WITA (PADA HARI KERJA SENIN - JUM'AT )

Bagi siswa yang tidak mendaftar ulang sampai batas akhir tanggal dan waktu yang telah ditentukan diatas dinyatakan GUGUR.

 

Cadangan akan diterima jika ada yang lulus dan mengundurkan diri dan akan di hubungi berdasarkan ranking cadangan mulai tanggal 07 s.d 11 MARET 2020. 

 

                                                                                                                                            Palu, 22 Februari 2020

                                                                                                                                            Kepala Sekolah

 

 

 

                                                                                                                                            Drs. Abdul Basit, M. Pd

 

 

 

JADWAL SILATURRAHIM 1439 H

Satu Warga Asing Mendaftar di SMA Al-Azhar Mandiri Palu

Pendaftar Juga Berasal dari 9 Provinsi se-Indonesia

PALU – Dari hasil registrasi dalam proses ujian tahap I, Minggu (4/3), diketahui ada satu Warga Negara Asing yang ikut mendaftar untuk masuk di SMA Al-Azhar Mandiri Palu. Selain itu, diperoleh pula informasi, kalau pendaftar yang ingin melanjutkan studi di SMA Al-Azhar Palu, juga bukan hanya berasal dari Sulawesi Tengah, tetapi ada yang berasal dari 9 provinsi lainnya se-Indonesia.

Wakil Kepala SMA Al-Azhar Mandiri Palu, bidang Humas, Akhlis SPd, MPd, mengatakan WNA yang datang mendaftar dan telah mengikuti ujian tahap I, Minggu adalah warga negara dengan passport Tiongkok.

“Pengakuannya, dia adalah warga Taiwan, tapi berpassport Tiongkok. Ditanya alasan memilih SMA Al-Azhar Mandiri Palu, siswa itu mengatakan, dia banyak mendapatkan referensi dan informasi, soal prestasi sekolah kami, walaupun masih baru berdiri,” kata Akhlis ditemui Senin kemarin.

Pendaftar atau calon siswa SMA Al-Azhar Mandiri Palu kata Akhlis, juga berasal dari beberapa provinsi di luar Sulawesi Tengah. Di antaranya ada yang berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan ampir semua provinsi di Pulau Sulawesi. Tercatat pula, satu siswa dari SMP Al-Azhar 22 Sentral Timur Jakarta.

“Tercatat dari total 500 lebih pendaftar yang telah ikut ujian tahap I Minggu kemarin, 20 persen lebih di antaranya berasal dari luar Sulawesi Tengah,”ungkap Akhlis.

Yang juga menarik terungkap di balik pendaftaran siswa baru di SMA Al-Azhar Mandiri Palu, juga hampir 10 persen di antara pendaftar, adalah kalangan non muslim. Akhlis, mengatakan bahwa fenomena tersebut, menjadi indikasi, kalau SMA Al-Azhar Palu, kini telah mampu menjadi sekolah bertaraf nasional dan dianggap bukan sebagai sekolah yang eksklusif.

“Dalam pelaksanaan ujian, semuanya memiliki status yang sama. Tidak ada yang diistimewakan. Yang menentukan untuk bisa diterima masuk di SMA Al-Azhar Palu, adalah murni hasil tesnya. Tidak ada istilah kompensasi, apalagi katabelece atau surat sakti,”kata Akhlis lagi.

Dari hasil interview, juga diperoleh informasi, calon siswa yang mendaftar di SMA Al-Azhar Palu, khususnya yang berasal dari luar Sulawesi Tengah, bukan  karena mengikuti orangtua. Mereka masuk di SMA Al-Azhar, murni faktor akademis. Bahkan mereka mengaku, jika dalam hasil tes mereka diterima menjadi siswa SMA Al-Azhar Mandiri Palu, para siswa tersebut siap untuk hidup berpisah dengan orangtuanya.

“Apalagi selama ini, alhamdulillah banyak alumni kami yang lolos dan melanjutkan studi di beberapa perguruan tinggi ternama dan masuk di fakultas favorit. Di antaranya ada yang telah kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan kampus ternama lainnya. Bahkan kami sudah langganan, meloloskan alumni kami masuk melalui jalur undangan (bebas tes) di Institut Teknologi Bandung (ITB),”demikian Akhlis.(hnf)

Siswa Al-Azhar Bersiap untuk Go Internasional

Dari Kiri : Akhlis, M. Pd, Nabila Triana, Herditha Asya Putri, Bayu Satriyawan.

 

PALU – Dua siswa SMA Al-Azhar Palu, yang baru saja menyabet gelar juara II Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) tingkat nasional, sedang mempersiapkan diri, untuk bisa berlaga di ajang tingkat INTEL ISEF internasional yang akan digelar di Pittsburgh Amerika Serikat, Juni 2018 mendatang. “Pemenang 1 sampai dengan 3, diberikan kesempatan untuk mengikuti tahapan kompetisi internasional atau INTEL ISEF.

Rencananya akan dilaksanakan Juni 2018 mendatang di Pittsburgh Amerika Serikat. Untuk bisa berkompetisi di INTEL ISEF, kita sedang melakukan perbaikan-perbaikan, berdasarkan hasil rekomendasi tim juri di babak final LKIR tingkat nasional, pekan kemarin,”kata Pembina tim LKIR SMA Al-Azhar Palu, Akhlis MPd, ditemui akhir pekan kemarin di arena SMA Al-Azhar Expo 2017. Di ajang LKIR tingkat nasional, Tim SMA Al-Azhar Palu, kembali meraih prestasi membanggakan. Di ajang yang mempertemukan siswa-siswa terbaik se-Indonesia tersebut, siswa SMA Al-Azhar Palu, kembali berhasil meraih juara II Nasional. Dua siswa yang meraih juara, yakni Herditha Asya Putri dan Nabila Triana. Keduanya bisa meraih juara II nasional, berkat bimbingan Akhlis, SPd, MPd dan Bayu Satriyawan, SPd. Keduanya, mengangkat penelitian yang berjudul Identifikasi Tanda Berbiak, Karakter Lubang Peneluran, dan Perilaku Bertelur Maleo Senkawor (Macrocephalon maleo S.Muller, 1846), untuk Meningkatkan Upaya Keberhasilan Konservasi Insitu di Saluki Taman Nasional Lore Lindu Sulawesi Tengah.

Menurut Akhlis, bahwa pelaksanaan LKIR LIPI ke-49 tahun 2017 ini, baru pertama kali diikuti oleh Provinsi Sulawesi Tengah. “Sebelum-sebelumnya, kita dari Sulteng, belum pernah ada yang lolos ikut LKIR yang dilaksanakan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi ini,”kata Akhlis lagi. Dalam ajang LKIR LIPI ini, Pemenang Pertama Bidang IPH, diraih Amelinda Mayaparamastri dan Alifah Hanandyanti Susatya. Keduanya adalah siswa, SMA Internasional Budi Mulia 2, Yogyakarta. Mereka mengangkat penelitian yang berjudul Dengue Test Strip: Aplikasi Properti Serta Sutera (Bombyx mori) terhadap Metode Indirect Elisa. Pemenang kedua, adalah siswa SMA Al-Azhar Palu. Kemudian Pemenang Ketiga, adalah Gde Parama Artha Dharma, dari SMA Negeri 1 Singaraja. Dia mengangkat penelitian tentang Biosensor Berbasiskan Antibodi dan Antigen yang Menggunakan Darah Anjing Kintamani Bali sebagai Pendeteksi Virus Rabies. “Ada juga special Award LKIR Ke-49 Tahun 2017 Bidang IPH. Penghargaan tersebut diserahkan kepada Ahmad Surya Nur Amin dan Angga Pratama. Keduanya dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Samarinda. Mereka mengangkat penelitian dengan judul, Kajian Populasi dan Habitat Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris Gray, 1866) untuk Mendukung Konservasinya,”demikian Akhlis.(*/hnf)

Pemenang OSN Siswa SMA Tahun 2016 Tingkat Kota Palu

SMA Al-Azhar Palu Siapkan Asrama untuk Siswa

SMA Al-Azhar Palu Siapkan Asrama untuk Siswa Batas Akhir Pendaftaran Tinggal 2 Hari Lagi

          Mengakomodir keinginan beberapa orang tua siswa, khususnya yang berada di luar Palu, tahun ini SMA Al-Azhar Palu, akan menyiapkan asrama bagi siswanya. Namun asrama tersebut, diprioritaskan untuk siswa dari luar Kota Palu. “Program boarding school, yakni menyiapkan asrama bagi siswa ini, karena banyak permintaan orang tua, khususnya mereka yang domisilinya di luar Palu, meminta kepada kami menyiapkan asrama,”kata Kepala SMA Al-Azhar Palu, Drs Abd Basit Arsyad MPd, ditemui Selasa kemarin (1/3).
          Namun kata Abd Basit lagi, asrama yang disiapkan oleh pihak sekolah, hanya khusus untuk siswa laki-laki. Selain itu, sekolah hanya menyiapkan asrama, namun belum berpikir untuk memberikan program pembinaan tambahan, di luar dari pembinaan regular di bangku sekolah. “Saat ini, sudah ada beberapa orangtua, yang paling banyak dari Kabupaten Morowali, yang ingin menyekolahkan anaknya di Al-Azhar, tapi kendalanya status domisili mereka yang jauh di Morowali. Olehnya itu, mereka usul agar ada asrama khusus, terutama bagi mereka yang berasal dari luar Palu,”kata Basit lagi. Menanggapi permintaan tersebut, saat ini di sekitar lokasi sekolah, sudah ada disiapkan fasilitas asrama. Namun karena merupakan tahap awal, jumlah kamar yang disiapkan oleh sekolah, masih sangat terbatas.

         Sehingga yang diprioritaskan, adalah siswa yang berasal dari luar Kota Palu. Sementara itu, terkait pendaftaran siswa baru di SMA Al-Azhar Palu, sudah akan berakhir pada Sabtu 12 Maret mendatang. Sebab ujian tahap I, sudah akan dilaksanakan pada Ahad 13 Maret. Saat ini, jumlah pendaftar sudah tercatat 300 lebih. Dalam ujian tahap I, akan diseleksi siswa dari yang seluruhnya mendaftar, tinggal menjadi 250 orang yang akan dinyatakan lolos untuk mengikuti ujian tahap II, yang dilaksanakan sepekan kemudian, atau pada Ahad 20 Maret. “Dari 250 yang lolos ke tahap II, kita seleksi lagi tinggal 180 siswa yang akan diterima sebagai siswa SMA Al-Azhar Palu. Tahun ini, kita menyiapkan 5 kelas, setiap kelasnya diisi 36 orang, jadi totalnya 180 siswa yang akan kita terima,”katanya lagi. Jumlah siswa yang diterima tahun ini, lebih banyak dari yang diterima pada tahun lalu. Di 2015 kata Abd Basit, yang diterima hanya 108 orang, karena terbatasnya jumlah ruangan belajar. “Tahun ini, dengan ketambahan dua lagi ruang belajar, sehingga total ada lima ruang belajar yang siap untuk menampung siswa baru, tahun ajaran 2016,”demikian Abd Basit.